GLOBALSUMSEL.COM – Minggu, 26 Mei 2024, sekitar pukul 09.00 WIB, telah dilakukan pencarian terhadap korban yang hilang di aliran Sungai Tebe, Desa Muara Saeh, Kecamatan Muara Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Korban yang hilang adalah Sesmi binti Banding, seorang wanita berusia 64 tahun, yang bekerja sebagai petani dan berdomisili di Desa Muara Saeh, Kecamatan Muara Jaya, Kabupaten OKU.
Pencarian ini melibatkan berbagai pihak, termasuk IPTU Jenizar (Kapolsek Pengandonan), Mulyadi (Kepala Desa Muara Saeh), Asmiri (Kepala Desa Lubuk Tupak), AIPTU Risman, BRIPKA Romi Octri S, BRIPTU Arnol, serta 15 warga masyarakat setempat.

Sekitar pukul 10.40 WIB, korban berhasil ditemukan di aliran Sungai Tebe, Desa Muara Saeh, berjarak sekitar 200 meter dari pondok milik korban. Korban ditemukan oleh warga tersangkut di batang pinang di aliran sungai tersebut. Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi ke rumahnya di Dusun I, Desa Muara Saeh, Kecamatan Muara Jaya, Kabupaten OKU.

Korban kemudian dibawa ke rumah duka, dan pihak keluarga telah membuat surat pernyataan untuk tidak melakukan visum atau otopsi terhadap korban. Kejadian tragis ini disebabkan oleh longsornya pondok milik korban akibat hujan lebat yang mengakibatkan peningkatan debit air Sungai Tebe, sehingga korban terbawa oleh arus sungai.
Sebelumnya, pada hari Sabtu, 25 Mei 2024, sekitar pukul 14.00 WIB, suami korban, Sudis bin Safri, seorang petani berusia 67 tahun, juga ditemukan tersangkut di bebatuan Sungai Tebe, Desa Muara Saeh, Kecamatan Muara Jaya, Kabupaten OKU. Kapolsek dan personil Polsek Pengandonan melakukan evakuasi terhadap mayat Sudis untuk dibawa ke rumah duka, serta pihak keluarga juga membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan visum atau otopsi.
(Jim)





