Polda Sumsel Berikan Perhatian Khusus Terkait Perkelahian Dua Putri

oleh -685 Dilihat

Palembang, 18 Januari 2024 – Perkelahian sengit antara dua remaja putri dengan menggunakan senjata tajam telah mencuri perhatian media dan masyarakat luas di wilayah Sumatera Selatan. Kejadian ini menjadi sorotan khusus, bahkan dari pejabat tinggi di kepolisian Polda Sumsel.

Irjen Rachmad, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, mengungkapkan bahwa kedua remaja tersebut tidak memiliki hubungan sebelumnya, tanpa konflik yang jelas, dan pertemuan mereka bermula dari tantangan melalui media sosial untuk berkelahi satu lawan satu, dijuluki sebagai “gladiator.”

Baca Juga :  51 Tahun KORPRI, Berkontribusi dan Berinovasi Kepada Negeri Sebagai Abdi Negara

“Dalam kejadian tersebut, tangan MP mengalami luka parah akibat senjata tajam dengan puluhan jahitan. Yang mencengangkan, keduanya tidak merasa menyesal dan tidak ada dendam di antara mereka. Mereka melihat ini sebagai gaya hidup yang wajar dan cara untuk meningkatkan jumlah pengikut di media sosial,” ujar Irjen Rachmad pada konferensi pers hari Kamis.

Menambahkan dimensi serius pada kasus ini, Irjen Rachmad juga mengingatkan tentang insiden serupa bulan Agustus tahun lalu yang berujung pada kematian seorang anak akibat pertarungan serupa. Korban tersebut mengalami luka parah dan akhirnya meninggal setelah dibawa ke rumah sakit oleh lawan tandingnya.

Baca Juga :  Polres OKU Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan di Lubuk Batang, OKU

Kapolda Sumsel menyoroti pergeseran nilai yang mengkhawatirkan di kalangan anak-anak. Ia menekankan bahwa penanganan masalah ini tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga memerlukan kolaborasi dari berbagai instansi terkait. Kapolda berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Polda Sumsel akan memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini dan akan berkolaborasi dengan instansi terkait. Semoga kedepannya, tidak akan terulang lagi hal-hal serupa,” tutupnya dengan serius, sebagai mantan Kapolda Jambi yang memahami urgensi penanganan masalah keamanan dan moral di kalangan remaja.

Baca Juga :  Pengamen Ditemukan Meninggal Dunia di Pasar Atas Baturaja

(Tiara)

No More Posts Available.

No more pages to load.